Temui Mahasiswa KKN, Memo : Mahasiswa HarusBMendedikasikan Untuk Pembangunan bangsa

Disaat pekan reses yang sedang dijalankan oleh seluruh anggota Dewan Provinsi Jawa Barat, Memo Hermawan dalam perjalanannya mengelilingi Daerah Pemilihannya, menyempatkan diri untuk menemui Kelompok mahasiswa yang sedang melakukan KKN di Desa Karangwangi Kecamatan Mekarmukti Kabupaten Garut, kelompok mahasiswa yang sedang menjalankan KKN ini diketahui berasal dari Universita Al-Ghifari Bandung.

Dalam kesempatan itu Memo hermawan menanyakan perihal temuan dan aktifitas mahasiswa kkn yang sedang dijalankan di daerah pemilihannya.

“Kehadiran mahasiswa di daerah yang memiliki serba keterbatasan ini, menjadi harapan serta bisa jadi memberi masukan buat kami yang berada di dalam pemerintahan” ujar Memo.

Kelompok mahasiswa yang diwakili oleh Asep Nurhikmat menyampaikan terkait temuan temuan lapangan yang kedepan ingin difokuskan atau bahkan bisa diusulkan ke pemerintah.

Disampaikan oleh Asep bahwa belum adanya kajian mendalam yang dapat dijadikan pegangan pembangunan bisa jadi kendala awal berkaitan dengan pariwisata yang mana hal ini bisa jadi pemasukan daerah melihat keindahan alam Pantai Selatan Garut yang indah.

Dari sisi Ekonomi, Infa Ilmana menambahkan bahwa adanya potensi kelautan dan agris yang besar yang sampai detik ini memerlukan bantuan pemerintah,

“Kami menemukan adanya kreatifitas masyarakat yang mampu memproduksi abon tuna dan sudah mampu berjalan selama 1 tahun sebelum pendemi melanda. Dan itu memiliki hitungan produksi yang cukup murah bila mampu di produksi dan dipasarkan di skala nasional ataupun internasional” kata Infa.

Dalam pertemuan itu sektor pendidikan dan permasalahan stunting juga tidak luput untuk disampaikan kepada sosok yang pernah menjadi Bupati Kabupaten Garut itu, masukan dalam diskusi itu memiliki respon dari Memo Hermawan dengan positif menurutnya

“Hal ini baik karena mahasiswa sudah seharusnya menjadi pihak yang paling objektif dalam memberikan masukan kepada pemerintah dalam melihat kondisi di lapangan” ucap Memo.

Sebelum meninggalkan mahasiswa KKN Memo juga mengingatkan bahwa temuan-temuan dilapangan ini harus ditindak lanjuti untuk dijadikan pembahasan oleh wakil rakyat.

“Tolong adek-adek melalui universitasnya usulkan ke kami tentang hasil kerja adek-adek, jangan sampai berhenti setelah mendapatkan nilai saja” tutup Memo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *