Ungkap Korupsi Pelabuhan, Kejagung Panggil Tiga Pejabat Bea Cukai

TEKSTILPOST.ID – Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa empat saksi terkait kasus dugaan korupsi penyalahgunaan fasilitas kawasan berikat dan kemudahan impor tujuan ekspor di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Emas tahun 2015-2021.

Empat saksi yang diperiksa yakni W selaku Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai di Bandar Lampung, NW selaku Kepala Bagian Fasilitas Kepabeanan Cukai Kanwil Dirjen Bea Cukai Jawa Barat, HS selaku Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil Dirjen Bea Cukai Sumatera Bagian Barat, dan ZM bin G selaku Kepala Produksi di PT Eldi Citra Lestari.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan untuk melengkapi pemberkasan perkara,” jelas Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Agung Ketut Sumedana dalam keterangannya, Selasa (22/3/2022).

Ketut menegaskan, pemeriksaan terhadap saksi dilaksanakan dengan mengikuti secara ketat protokol kesehatan dan menerapkan 3M.

Terkait kasus dugaan korupsi penyalahgunaan fasilitas kawasan berikat dan kemudahan impor tujuan ekspor di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Emas, Kejagung telah mencegah sembilan orang pergi ke luar negeri.

Mereka yakni LGH selaku Direktur PT. Eldin Citra, SWE selaku Pegawai Negeri Sipil, dan H selaku ASN Dirjen Bea Cukai, MRP selaku Direktur PT. Kenken Indonesia, MNEY selaku karyawan swasta, dan dan PS selaku Mantan Direktur PT Hyup Seung Garmen Indonesia.

Kemudian ZM selaku Kepala Produksi di PT Eldi Citra Lestari, JS selaku Manajer Exim PT Hyup Seung Garmen Indonesia, dan TS selaku Direktur CV Mekar Inti Sukses.

Mereka yang dicegah berstatus saksi. Pencegahan dimohonkan Jaksa Agung Muda Intelijen atas nama Jaksa Agung terhadap kesembilan saksi untuk mempermudah proses penyidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *