RESES I Bapak H. Memo Hermawan serap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan XIV Kabupaten Garut

Garut 1 Desember 2021 dijadwalkan menjadi agenda Reses setiap Dewan untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan para dewan, agenda ini digunakan untuk menyerap kebutuhan serta melihat langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat untuk diperjuangkan di ruang kebijakan, dalam kesempatan itu animo masyarakat yang mengikuti agenda reses ini sangat tinggi, beragam permasalahan masyarakat disampaikan kepada wakil rakyatnya.

          Sebelum memulai kegiatan reses Memo Hermawan kerap kali memberi pandangan mengenai kondisi terkini yang ada di dalam lingkungan pemerintahan serta kebijakan yang dapat dirasakan oleh masyarakat, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur dll. Reses yang dilaksanakan di balai desa masyarakat ini berjalan dengan konsep Focu Group Discussion yang mana ini dijadikan ruang dialog antara masyakat dengan wakil rakyatnya.

          Kebanyakan dalam reses itu masyarakat mengeluhkan bagaimana ketersediaan infrastruktur yang ada di desa belum cukup memadai untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, selain itu aspek pemberdayaan masyarakat dalam setiap pembangunan pemerintah juga menjadi keluhan masyarakat tersendiri, hal ini dirasakan ditegaskan oleh salah satu peserta Reses “pak pembangunan sarana prasarana umum yang ada di daerah masih banyak tidak melibatkan masyarakat setempat, dan cenderung apatis sehingga masyarakat hanya menjadi penonton dari pembangunan itu” ucap salah satu peserta forum.

          Menyikapi hal ini Bapak H. Memo Hermawan menyampaikan  bahwa usulan ini akan dilanjutkan ke provinsi sehingga menjadi perhatian khusus bahwa keterlibatan serta peran aktif masyarakat harus diakomodir oleh pihak ke 3 dalam menjalankan pekerjaan pembangunan di daerah, kemudian berkaitan dengan pembangunan infrastruktur yang cenderung lambat ini terjadi disebabkan kondisi Negara yang selama 2 tahun ini di fokuskan untuk menangani permasalahan COVID-19 sehingga alokasi anggaran infrastruktur banyak yang dipotong “Negara dalam 2 tahun ini sedang fokus menangani pendemi COVID 19 ini sehingga masyarakat perlu memahami keterlambatan pembangunan Infrastruktur di daerah” Ucap Ketua Fraksi PDI-P DPRD Provinsi Jawa Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *