Sambut Demografi, Jabar Perlu Siapkan SDM

TEKSTILPOST.ID – Indonesia akan menghadapi bonus demografi pada tahun 2030 dimana penduduk dengan usia produktif menjadi mayoritas . Menurut Bappenas, pada tahun tersebutjumlah usia produktif yang dimaksud bisa mencapai 64% dari total jumlah penduduk sekitar 297 juta jiwa. Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah agar berhasil memanfaatkan bonus demografi yang bisa meningkatkan ekonomi negeri.

Sudah banyak negara yang berhasil memanfaatkan bonus demografi seperti Korea Selatan, Malaysia, dan Thailand. Tetapi banyak juga negara yang gagal seperti brazil.

Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Jawa Barat Memo Hermawan berpendapat bahwa perlu ada kesiapan yang matang dari sumber daya manusia (SDM) yang merupakan kunci menghadapi bonus demografi. Persiapan dimulai dari pendidikan. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), indeks pembangunan manusia di Indonesia terus mengalami kenaikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2020 menjadi 72,09, atau meningkat 0,06 poin dibandingkan dengan tahun 2019 yang sebesar 72,03. Namun dia menilai perlu adanya peningkatan pesat pada tahun ini.

“Pemerintah khususnya di Jawa Barat perlu terus meningkatkan kualitas pendidikan untuk mempersiapkan SDM yang baik. Persiapan bisa dibantu dengan pembekalan-pembekalan mengenai pengetahuan teknologi, bahasa asing, softskill dan mendorong masyarakat untuk berinvestasi,” ucap Memo, di Bandung, Kamis (18/11).

Selain kesiapan SDM, memo menambahkan bahwa infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, bandara, dan akses pelayanan kesehatan juga harus di tingkatkan. Hal ini bertujuan agar bisa menarik investor. SDM yang berkualitas dan infrastruktur yang memadai diharapkan dapat diandalkan untuk menghadapi bonus demografi tersebut.

“Tetapi  itu semua bukan hanya Tanggung Jawab pemerintah. Semua elemen masyarakat harus bersinergi untuk menjadikan Indonesia menjadi lebih maju” tutup Memo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *