Memo Hermawan : Koperasi Perlu Diberdayakan

TEKSTILPOST.ID – Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Jawa Barat Memo Hermawan berpendapat bahwa koperasi di Indonesia perlu diberdayakan dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Pemerintah harus berperan penting sebagai fasiltator atau pun koodinator.

“Pemerintah perlu memberdayakan mereka. Pemberdayaannya bisa berupa pelatihan-pelatihan yang berkelanjutan dan juga pemberian insentif. Dan juga pengembangan dalam aspek keuangan maupun aspek kelembagaan,” ucap Memo, di Bandung, Kamis (18/11).

Koperasi di Indonesia sudah terjamin keberadaannya dengan adanya Pasal 33 ayat 1 Undang-Undang Dasar 1945 yang berbunyi perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan. Selain tercantum dalam UUD 1945, koperasi juga memiliki peraturan  khusus di dalam penyelenggaraannya yaitu UU No. 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian dan sudah diperbaharui menjadi UU No. 17 Tahun 2012 Tentang Perkoperasian. Akan tetapi kontribusi koperasi pada perekonomian masih rendah. Adapun kontribusi koperasi terhadap PDB nasional tercatat baru mencapai 5,1 persen.

Selain itu, dia menambahkan perlu adanya peningkatan kualitas pelayanan koperasi pada anggota maupun masyarakat agar bisa bersaing Sehingga menimbulkan ketertarikan masyarakat untuk bergabung menjadi anggota.

“produk dan pelayanan bisa ditingkatkan kualitasnya dengan menyesuaikan perkembangan teknologi seperti pelayanan berbasis online,” ucap Memo

Selain itu perlu adanya sosialisasi pada masyarakat tentang koperasi . Pasalnya koperasi dinilai sulit mendapat generasi penerus. rebranding koperasi merupakan salah satu contoh meningkatkan eksistensi koperasi terutama pada masyarakat milenial. Sebagaimana kita ketahui bahwa tren berinvestasi di kalangan anak muda sedang tinggi.

“perlu adanya regenerasi pada koperasi. Dalam hal ini perlu adanya perubahan stereotype yang beredar di masyarakat yang memandang koperasi yang identik dengan orang tua. Me-rebranding koperasi yang lebih diterima masyarakat milenial sehingga mereka mau menjadikan koperasi sebagai salah satu cara berinvestasi bagi mereka,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *