Wacana Putra Jokowi Dirikan Pabrik Garmen di Sragen

TEKSTILPOST.ID – Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dikabarkan bakal mendirikan sebuah pabrik besar di wilayah Kabupaten Sragen. Bahkan pemilik klub sepakbola Persis Solo ini sudah mengecek langsung lokasi yang dibidik yakni di Kecamatan Gondang Sragen.

Kabar tertariknya Kaesang berinvestasi di Sragen ini disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sragen, Tugiyono. Ditemui di kantornya Rabu (1/9/2021), Tugiyono menyampaikan lokasi yang dibidik untuk investasi Putra Presiden Jokowi tersebut berada di Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang, Sragen.

Menurut Tugiyono, beberapa waktu lalu Kaesang datang langsung menemui dirinya dan menyatakan tertarik untuk berinvestasi di Sragen. “Sudah beberapa waktu lalu datangnya. Mas Kaesang datang sendiri ke kantor, lalu kami dampingi melakukan survei ke lokasi juga,” ujarnya.

Tugiyono menguraikan seingatnya lokasi yang dipilih saat itu ada di wilayah Desa Bumiaji, Kecamatan Gondang. Investasi yang dibidik adalah industri garmen. Namun soal kapasitas industrinya dan investasinya, belum sempat diutarakan. Menurutnya, sejak kedatangan beberapa waktu lalu, hingga kini belum ada kabar lagi soal kelanjutan wacana investasi sang putra Presiden itu.

“Dulu bilangnya untuk industri garmen. Waktu itu Mas Kaesang datang sendirian. Sampai sekarang belum ada tindaklanjutnya lagi,” tandasnya.

Namun Tugiyono belum berani memastikan apakah industri yang dibidik itu garmen atau yang lain. Hanya saat itu sempat terucap ingin usaha garmen tersebut. “Tapi itu belum dipastikan apakah benar garmen atau usaha lain. Prinsipnya kita terbuka saja untuk semua investasi, karena akan meningkatkan perekonomian Sragen juga,” tuturnya.

Tugiyono berharap ada follow up dari penjajakan investasi Kaesang tersebut. Diharapkan dengan banyaknya investasi masuk, otomatis perekonomian Sragen akan meningkat dan lapangan kerja terbuka lebar.

“Saat itu berjanji akan datang lagi untuk mematangkan rencana tersebut. Kita tunggu saja, apakah jadi atau tidak,” tambah Tugiyono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *