Politeknik STTT Bandung Siap Sambut Tahun Emas Pendidikan Tekstil Indonesia

Bandung ─ Politeknik STTT Bandung pada hari Rabu (21/4/2021) menghelat grand launching menuju 100 tahun pendidikan tekstil Indonesia dengan mengusung tema “ Tekstil dari Kita untuk Dunia “.

Acara tersebut dibuka oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita juga dihadiri Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA), Gati Wibawaningsih, Kepala BPSDMI Arus Gunawan, Ketua IKA ITT-STTT Politeknik STTT Bandung serta tamu undangan dari kalangan praktisi, akademisi hingga perwakilan institusi pendidikan tekstil di Indonesia.

Momentum grand launching ini juga terbilang spesial karena diselenggarakan bertepatan dengan hari Kartini. Sosok pahlawan perempuan yang menjadi pembaharu dalam keadilan gender dan perjuangan emansipasi.

Semangat hari Kartini tersebut dapat ditangkap dan direfleksikan juga dalam kehidupan masa kini, termasuk juga pendidikan tekstil Indonesia.

Dalam sambutannya, Agus Gumiwang mengajak merefleksikan sosok Raden Ajeng Kartini terhadap diri kita bersama, serta dalam konteks dan semangat menuju 100 tahun pendidikan tekstil Indonesia ia berharap makin banyak Kartini muda yang menjadi pembaharu, inovator di sektor tekstil Indonesia.

Pencapaian 100 tahun pendidikan tekstil ini harus menjadi titik awal insan tesktil dalam mengembalikan kejayaan tekstil Indonesia dan ikut serta mewarnai industri tekstil dunia.” Tuturnya .

Pada kesempatan ini pula, Menteri Perindustrian meresmikan Gedung Magister Sarjana Terapan Politeknik STTT Bandung serta Digital Satelite  4.0. Agenda acara ini ditutup dengan menghelat Webinar Series Spesial Hari Kartini.

Dalam hal ini topik yang diusung pada webinar edisi kartini tekstil Indonesia ialah Sustainable Textile dengan pembicara Dirjen IKMA Kemenperin, Ir. Gati Wibawaningsih, MA dan Aryenda Atma selaku Founder & Creative Director of Pable. Topik tersebut dipilih dengan menilik urgensi juga awareness terhadap limbah tekstil dan produk tekstil (TPT) yang bisa menjadi ancaman serius untuk lingkungan juga semangat menciptakan produk TPT yang ramah lingkungan.

Reporter: Ilham Setiawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *