Pemprov Jakarta Ingatkan Sanksi Tidak Pakai Masker Standar

TEKSTILPOST.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerbitkan aturan mengenai standar makser kain bagi warganya. Aturan ini dibuat agar penggunaan masker dapat efektif mencegah penularan Covid-19. Mengingat masker kain yang beredar dalam pasaran banyak menggunakan kain yang tipis atau tidak sesuai aturan sehingga kurang efektif dalam menahan doplet yang mempermudah penyebaran Covid-19.

Dalam akun Instagram resminya, Pemprov DKI Jakarta mengunggah ketentuan mengenai peraturan tersebut pada Sabtu (16/1/2021). Peraturan ini tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19.

Melalui unggahan infografik tersebut, terdapat point-point mengenai aturan masker kain yang dipaparkan oleh Pemprov DKI Jarkarta. Diantaranya yaitu:

  1. Berbahan katun dengan lapisan paling sedikit dua lapis;
  2. Dilengkapi tali elastis sehingga pas digunakan di wajah (tidak kendur);
  3. Kedua sisi beda warna untuk menentukan sisi dalam dan sisi luar;
  4. Mudah dibersihkan;
  5. Tidak berubah warna dan ukuran saat dicuci;
  6. Menutup area hidung, mulut, dan bawah dagu saat digunakan.

Selain ketentuan mengenai standar masker kain, dalam infografis tersebut juga memberikan keterangan sanksi bagi warga DKI Jakarta. Sanksi ini dikenakan bagi warga DKI Jakarta yang tidak memakai masker sesuai standar atau tidak memakai masker saat keluar rumah, berkendara, tempat kerja, atau tempat aktivitas lainnya. Jika demikian maka sanksi yang dikenakan yaitu kerja sosial seperti mebersihkan fasilitas umum atau denda administratif maksimal Rp 250.000.(Alvin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *