Mesin Boiler Meledak, Pekerja Garmen Banyumas Terluka

TEKSTILPOST.ID – Musibah yang menimbulkan kecelakaan kerja, terjadi di pabrik garmen Desa Karangsalam Kidul Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas, Jumat (15/1). Boiler atau pemanas uap yang digunakan untuk memanaskan produk garmen meledak, sehingga menyebabkan dua pekerjanya mengalami luka.

Kapolsek Kedungbanteng AKP Sudiro menjelaskan, kejadian itu berlangsung saat para pekerja baru mulai masuk bekerja. Beberapa pekerja di bagian penyetrikaan pakaian, yang menggunakan pemanas uap.

”Pada saat itulah mesin boiler yang digunakan untuk memanasi setrika, meledak. Dua orang pekerja yang berada di dekatnya langsung terpental dan mengalami luka-luka,” jelasnya.

Sontak dua karyawan yang berada di dekat mesin yakni Yuli Saraswati (20) dan Eka Afrilia (20), keduanya warga Desa Pasir Muncang, Kecamatan Purwokerto Barat yang berjarak sekitar 10 meter terkena ledakan tersebut. Selain menyebabkan luka, kepingan  mesin yang meledak juga terlempar ke atas hingga menjebol bagian atap pabrik. Kepingan tersebut, kemudian jatuh menimpa dua rumah warga yang akhirnya mengalami kerusakan di bagian atap.

Meski demikian Kapolsek menyatakan, kejadian tersebut tidak menimbulkan api. ”Tidak ada api akibat kejadian itu. Hanya ledakan itu saja yang menyebabkan dua pekerja pabrik terluka,” katanya.

Terkait kejadian ini, AKP Sudiro mengaku sudah melakukan olah TKP. Dia memperkirakan, ledakan mesin boiler terjadi karena saat digunakan mesin kekurangan air sehingga mesin boiler menjadi sangat panas dan menjadi ledakan.

“Tekanan suhu panas yang sangat tinggi, akhirnya membuat mesin tersebut meledak. Kami perkirakan pihak perusahaan mengalami kerugian hingga Rp 8 juta,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *