Omset Membaik, Perusahaan Mulai Rekrut Karyawan Siap Kerja

TEKSTILPOST.ID –  COVID-19 yang sudah merebak sejak triwulan pertama 2020 membuat perusahaan garmen nyaris bangkrut, karena permintaan dari dalam negeri maupun luar negeri di stop sementara. Manajemen harus mencari solusi agar pendapatan tetap bisa diraih guna menutupi biaya produksi dan gaji karyawan.

“Sejak pandemi,  omset kami anjlok, karena semua pesanan dibatalkan dan tidak ada pesanan baru dari mitra,” kata Andriawan selaku HRD PT Inti Sukses Garmindo, Bawen, Kabupaten Semarang, saat pembukaan pelatihan kerja lulusan SMK Muhammadiyah Sumowo, Senin (26/10).

Berbagai upaya yang dilakukan untuk mengejar pendapatan perusahaan, yakni bekerja sama dengan sejumlah lembaga pemerintah, termasuk TNI dan Polri. Salah satunya membuat alat pelindung diri (APD), berupa masker dan pakaian khusus (hazmat).

Semua order lokal juga dilayani oleh industri garmen yang memiliki ratusan karyawan tersebut. Mulai September ini, permintaan dari pelanggan mulai membaik dan meningkat hingga 60 persen dari kapasitas produksi perusahaan.

Di sisi lain tenaga kerja yang direkrut saat order dan omset meningkat, berasal SMK Muhammadiyah Sumowono, Jurusan Tata Busana. Selama ini PT Inti Sukses Garmindo dan SMK Muhammadiyah Sumowono telah bekerja sama mulai dari penyiapan kurikulum, kunjungan industri, dan magang, sehingga lulusan SMK tersebut sudah diketahui kompetensinya dan siap kerja.

Kepala SMK Muhammadiyah Sumowono, Eko Pamuji mengucapkan terima kasih karena PT Inti Sukses Garmindo mempercayakan lulusan dari sekolahnya sebagai tenaga kerja. Peserta pelatihan yang mendaftar sebanyak 20 orang dan yang lulus seleksi 15 orang untuk mengikuti pelatihan 100 jam dilanjutkan uji kompetensi. Mereka ini nantinya akan diserap perusahaan sebagai tenaga kerja.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Cabang I Jateng, Budi Santosa yang membuka pelatihan itu memuji kerja sama industri yang telah terjalin antara PT Inti Sukses Garmindo dan SMK Muhammadiyah Sumowono. Dia berharap agar perusahaan lain juga melakukan hal yang sama, agar terjadi hubungan antara SMK dan perusahaan, guna penyiapan tanaga kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *