Ekspor Produk Tekstil Indonesia ke China Naik 3296,8%

TEKSTILPOST.ID – Pandemi COVID-19 tidak menghambat kinerja ekspor Indonesia ke China. Pada bulan Januari hingga Agustus 2020, ekspor Indonesia ke Negara Tirai Bambu ini mencatat pertumbuhan yang signifikan. Hal ini didukung oleh sejumlah ekspor produk unggulan dan potensial RI.

Beberapa produk potensial Indonesia yang mencatat kenaikan yang signifikan, yakni Timah (HS 80) tumbuh 1163,6%; Produk tekstil (HS 63) tercatat 3296,3%; Aluminum (HS 76) meningkat 4124,1%; serta kopi, teh dan rempah-rempah lainnya (HS 09) tumbuh 280,9%.

“Data yang dilansir oleh Bea Cukai Tiongkok, nilai perdagangan Indonesia untuk Tiongkok pada sepanjang Januari-Agustus 2020 mencapai US$ 48,7 miliar (Rp 715 triliun),” kata Mongolia Djauhari Oratmangun selaku Duta Besar RI untuk Tiongkok, di Jakarta, Jumat (9/10).

Dilansir Pikiran Rakyat, kinerja ekspor Indonesia-Tiongkok naik sebesar 6,4% atau US$ 23,3 miliar atau setara dengan Rp 337 triliun jika dibandingkan pada tahun sebelumnya ada periode yang sama.

Selain itu, impor Indonesia-Tiongkok mencapai US$ 25,4 miliar atau setara Rp 373 triliun sehingga dapat dikatakan menurun 11,8% dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2019.

“Adapun penurunan defisit yang signifikan pada neraca perdagangan periode Januari-Agustus 2020, yaitu sebesar 69,2% dibandingkan pada tahun 2019. Apabila tren tersebut terus berlangsung, harapannya di akhir tahun ini defisit akan berkurang banyak,” ungkap Djauhari.

Sementara itu, realisasi investasi Tiongkok ke Indonesia pada periode Januari hingga Juli 2020 mencapai US$ 2,4 miliar atau setara dengan Rp 35,2 triliun. Hal ini meningkat 9% jika dibandingkan pada periode di tahun sebelumnya.

Sehingga, China merupakan investor kedua terbesar di Indonesia setelah Singapura. Tetapi, jika ditambah dengan investasi Hongkong senilai US$ 1,7 miliar, maka dapat dikatakan Tiongkok bersama Hongkong merupakan investor tersebsar di Tanah Air.

Atase Perdagangan, Maria Novira menerangkan bahwa akan mendorong ekspor Indonesia untuk Tiongkok di tengah merebaknya corona virus yang salah satunya yakni pemanfaatan digital platform.

“Pemanfaatan platform digital secara optimal merupakan strategi peningkatan ekspor Indonesia ke Tiongkok ditengah pandemi ini sehingga dapatmenjaga neraca perdagangan Indonesia,” kata Marina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *