BKPM: Pabrik Tekstil Korsel Pindah dari China ke RI Buka 4.000 Lowongan Kerja

TEKSTILPOST.ID – Perusahaan asal Korea Selatan dipastikan akan memindahkan pabriknya dari Dalian, China ke Pati, Jawa Tengah dengan total investasi sebesar US$ 35 juta setara dengan Rp 522,8 miliar (kurs Rp 14.938 per dolar AS).

Perusahaan tersebut yakni PT Sejin Fashion Indonesia, Sejin adalah anak perusahaan Parkland Co. Ltd yang sudah 15 tahun berinvestasi di Tanah Air di bidang industri alas kaki. Sejin merupakan industri garmen.

Kepindahan ini dipastikan dari hasil kunjungan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ke Korea Selatan untuk menindaklanjuti sejumlah rencana investasi perusahaan asal Negeri Ginseng tersebut ke Indonesia.

“Kunjungan ke Korea kemarin, ada satu lagi perusahaan akan pindahkan pabrik ke Indonesia dari China. Ini termasuk industri padat karya, kira-kira bisa menambah lapangan kerja baru hingga 4.000 orang. Harapannya, ini dapat membantu perekonomian di masa pandemi seperti ini” ucap Bahlil, di Jakarta, Sabtu (26/09).

Dia mengungkapkan, selain menambah lapangan kerja, investasi PT Sejin Fashion Indonesia juga akan meningkatkan devisa negara karena 100% hasil produksinya akan dipasarkan luar negeri dengan ekspor. Oleh karena itu, PT Sejin Fashion Indonesia meminta dukungan pemerintah Indonesia untuk mempercepat proses pemindahan agar dapat terealisasi ke Indonesia.

Beberapa bantuan yang diharapkan yakni terkait percepatan proses pemeriksaan teknis (survei) terhadap mesin Barang Modal Tidak Baru (BMTB). Yang lain, seperti pengajuan penetapan lokasi pabrik sebagai Kawasan Berikat (Pengusaha Dalam Kawasan Berikat/PDKB), dukungan dalam mendatangkan Tenaga Kerja Asing (TKA) ahli selama pandemi COVID-19, dan memfasilitasi pengajuan permohonan insentif tax allowance.

Persetujuan insentif tax allowance  PT Sejin Fashion Indonesia menjadi tax allowance pertama yang BKPM terbitkan, sejak adanya pelimpahan kewenangan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI. BKPM berkomitmen untuk terus mendorong agar Sejin dapat memenuhi target produksinya di kuartal IV 2020.

PT Parkland World Indonesia sudah 15 tahun berinvestasi di Indonesia dengan ciri khasnya yakni industri alas kaki

“Sesuai janji BKPM, investasi yang masuk akan terus dikawal dan difasilitasi. Sebagian permohonan perusahaan sudah difasilitasi. Dalam kunjungan itu, saya menyampaikan persetujuan insentif tax allowance yang Sejin minta. Terkait perizinan masih dalam proses, kami bentuk Tim Khusus yang akan mengurusnya. Perusahaan tinggal tunggu beres aja” kata Bahlil.

Parkland Co.Ltd adalah perusahaan asal Korea Selatan yang berdiri pada tahun 1973 di Busan, Korea Selatan. Salah satu bentuk investasi Parkland di Indonesia adalah PT Parkland World Indonesia yang telah memiliki beberapa pabrik di Indonesia sejak tahun 2005 antara lain di Jepara, Serang-Banten, Rembang, dan Pati. Perusahaan tersebut membuat produk alas kaki/sepatu olahraga untuk merek New Balance, Adidas, Reebok, dan lainnya.

CEO Parkland Myeong-gyu Park yakin akan perusahaan mereka dapat berkembang baik di Indonesia. Usaha Parkland selama ini menunjukan hasil yang memuaskan. Latar belakang inilah yang membuat pabrik nya pindah ke Indonesia.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Kepala BKPM dan tim yang telah membatu kami dalam melakukan relokasi investasi ke Indonesia. Kami semakin optimis, investasi kami dapat tumbuh dengan baik di Indonesia. Hal ini tentunya karena dukungan Pemerintah Korea Selatan dan Pemerintah Indonesia, khususnya BKPM” ungkap Myeong-gyu Park.

Kesepakatan yang sama, Presiden Direktur PT Sejin Fashion Indonesia Ho-jung Park mengatakan apresiasi yang tinggi atas segala fasilitas yang diberikan dari BKPM atas permohonan dukungan investasi mereka ke Indonesia.

“Saya terkejut dengan respon cepat dari pemerintah Indonesia, khususnya Kepala BKPM dan tim. Kami sangat terbantu dengan segala dukungan yang diberikan. Kami akan berusaha agar dapat segera direalisasikan untuk invesatsi di Indonesia. Terima kasih” terang Ho-jung Park.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *