Ciptakan Lapangan Kerja, Balon Wakil Bupati Bangka Tengah Siapkan Industri Tekstil Rumahan

TEKSTILPOST.ID – Bakal Calon Wakil Bupati sekaligus Anggota DPRD Bangka Tengah, H. Korari Suwondo ingin ciptakan lapangan kerja dengan mendorong industri konveksi rumahan untuk memproduksi seragam sekolah. Hal ini untuk membuka lowongan pekerjaan ditengah banyaknya korban pemutusan hubungan kerja (PHK) karena pandemi COVID-19.

Secara politik, H. Korari Suwondo resmi ditetapkan sebagai Bakal Calon Bupati Bangka Tengah dengan Bakal Calon Bupati Didit Srigusjaya oleh Partai Demokrasi Perjuangan (PDI) Perjuangan. Mereka berkoalisi dengan Partai Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Gelora Indonesia, dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Beliau mengucapkan, pihaknya akan memperjuangkan bantuan modal dan alat produksi untuk melancarkan program tersebut. Dengan hal tersebut, pemulihan ekonomi dapat dilakukan sesegera mungkin dalam ruang lingkup kecil.

“Setiap siswa nantinya yang akan diberikan seragam gratis oleh pemerintah akan order melalui penjahit ini, sehingga mereka memiliki pendapatan dan pekerjaan” ucap Korari, Kamis (17/09).

Program ini, menurutnya, diperkirakan akan menumbuhkan pelaku UMKM yang akan menyerap tenaga kerja secara masif. Seluruh pekerja yang terlibat dalam industri juga harus menyerap tenaga kerja lokal seluruhnya.

Ditargetkan program ini dapat direalisasikan dalam waktu dekat, sehingga dapat membantu dan meningkatkan perekonomian di daerah Kabupaten Bangka Tengah.

“Harapannya, industri jahit baju sekolah di setiap desa bisa menyerap tenaga kerja yang cukup banyak dan berefek ganda dalam sektor ekonomi” kata dia.

Hal itu disambut baik oleh Desy warga Kecamatan Pangkalan Baru yang berharap segera terealisasi. Karena, ia memiliki kemampuan menjahit, sehingga menjadikan peluang pendapatan tambahan secara mandiri.

Program ini dinilainya akan menambah pemasukan keluarganya yang menurun akibat pandemi virus corona .

“Kami sangat terbantu dengan program ini, apalagi sekarang sangat sulit mencari pekerjaan ditengah COVID-19 merajalela” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *