IKM Majalengka Tersisa 50 Unit, Pemerintah Siapkan Material Center TPT

TEKSTILPOST.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berencana untuk melakukan pengembangan terhadap Material Center untuk tekstil dan produk tekstil (TPT) di daerah Majalengka, Jawa Barat. Tujuannya agar dapat memenuhi bahan baku yang dibutuhkan industri lokal.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih mengatakan bahwa Material Center bertujuan juga untuk adanya subtitusi impor. Pengembangan infastruktur penunjang ini akan melibatkan industri secara langsung.

“Material Center merupakan program pemenuhan bahan baku dalam negeri. Industri tekstil nanti akan pemerintah gabungkan industri serat dan benang, lalu IKM yang akan memprosesnya dengan cara menenun” ucapnya dalam kegiatan webinar dengan topik Prospek Pemulihan Ekonomi Sektor Industri Kecil Menengah, Selasa (08/09).

Gati memaparkan bahwa wilayah yang disiapkan untuk Material Center ini merupakan tanah idle BUMN. Demikian,  tidak hanya industri hulu yang menerima keuntungannya tetapi ini akan menumbuhkan IKM juga.

Menurutnya, kondisi IKM di Majalengka sangat memprihatinkan. Dulu, ada sekitar 200 IKM yang tercatat sekarang hanya tersisa 50 unit saja. Jika IKM kembali tumbuh dan beroperasi, Gati menargetkan akan menekan impor hingga 30%.

Dia melanjutkan, IKM saat ini didorong unruk beradaptasi dengan kondisi pandemi seperti sekarang, yaitu tetap mematuhi protokol kesehatan sembari menjalankan kegiatan operasional. Meskipun ini tak mudah, pemerintah berkomitmen untuk tetap mendorong pelaku IKM agar tetap beroperasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *