IKATSI Bicara Soal Bahan Baku APD

TEKSTILPOST.ID –  Ikatan Ahli Tekstil Indonesia (IKATSI) bicara soal bahan baku yang seharusnya tidak menjadi kendala penyerapan produksi alat pelindung diri (APD) dalam negeri.

Ketua Umum IKATSI Suharno Rusdi mengatakan bahwa industri lokal telah memulai produksi APD medis berbahan baku woven poliester sejak Maret dengan produksi yang meningkat pada bulan April. Peningkatan produksi terjadi seusai industri melakukan penyesuaian produksi bahan baku.

“Ini bukan soal bahan bakunya dari kain non-woven atau tidak, tetapi ini soal sifat fisik kain lebih ke porositas pada APD medis itu. Industri lokal sudah bisa menyesuaikan kebutuhan bahan baku supaya aman dari COVID-19” kata Suharno, di Bandung Kamis pekan lalu (02/07).

Suharno juga menjelaskan bahan baku yang digunakan industri lokal telah memenuhi standar pencegahan dan perlindungan dari Corona Virus meskipun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dikabarkan enggan menyerap APD lokal.

“Pada awal bulan Februari sampai dengan Maret, pakaian medis kita masih kurang. Waktu itu pemerintah belum memiliki standar dan tidak paham jika industri lokal bisa memproduksi, sehingga menggunakan jalan pintas yakni impor” ucap Suharno

Suharno pun berharap agar pemerintah dan perwakilan negara-negara lain bisa terus mempromosikan produk pakaian medis dalam negeri seiring meningkat kapasitas produksi dan dibukanya ekspor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *