Klarifikasi Media China Terkait Klaim Batik Indonesia

TEKSTILPOST.ID – Media China Xianhua News mengklarifikasi berita yang memuat tentang batik berasal dari China di akun resmi Twitter miliki media tersebut. Sebelumnya, akun Twitter @XHNews mengklaim batik sebagai aset budaya miliki mereka.

Sebelumnya, postingan berupaya video pendek berdurasi 49 detik di media sosial tersebut menjelaskan tentang bagaimana proses pembuatan batik yan dilakukan oleh Negeri Tirai Bambu tersebut. Beragam produk dibuat baik kain dan topi dibuat oleh pengrajin China.

Xinhua News meluruskan terkait pemberitaan dengan menyebutkan akun resmi Twitter Kementerian Luar Negeri RI. “Kerajinan cetak lilin China kuno sangat terampil dan memakan waktu. Kerajinan ini juga dikenal sebagai batik, sebuah kata asal Indonesia yang mengacu pada teknik pewarnaan berlapis lilin yang dipraktikan di belahan dunia. Terima kasih @Kemlu_RI” cuitan @XHNews, Senin (13/04).

“Kata Batik pasti berasal dari Jawa, Indonesia. Tetapi teknik  ini ditemukan diberbagai negara yang pertama kali ditemukan di Mesir pada abad ke-4. Memang kata batik milik Indonesia, tetapi teknik batik milik dunia” jawab salah satu Tim Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri RI pada akun Twitter @novanhoe.

Sebelumnya, banyak pihak yang menjawab klaim China terhadap kata “batik” itu. “Batik adalah kerajinan tradisional ang umum di kalangan etnis di Tiongkok. Alat yang digunakan seperti spatula dan menggunakan lilin leleh, orang mewarnai kain dan memanaskan untuk menghilangkan lilin. Lihatlah kerajinan kuno berkembang di zaman modern #Amazing China” tulis @XHNews kemarin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *